
Be the first in the room — members see you arrive.
Join the roomNot who you're looking for? Others named Saka: Eastern Iranian peoples who lived in the Eurasian Steppe and · village in Jõhvi Rural Municipality, Ida-Viru County, Estoni · village in Pāvilosta Municipality, Latvia · language
On Watch
Sebuah toko buku di Prancis viral setelah tetap nekat buka dan selamat dari aksi penjarahan di tengah kerusuhan besar yang melanda berbagai wilayah di Prancis. Detail Kejadian • Aksi Tetap Buka: Pemilik toko tidak menutup usahanya ataupun memasang barikade pengaman, bahkan memajang papan bertuliskan “WELCOME / OPEN” di depan pintu.
• Kondisi Toko: Meski banyak butik, toko pakaian (seperti Lacoste), hingga toko anime di sekitarnya menjadi sasaran perusakan dan penjarahan massa, toko buku tersebut tetap utuh tanpa kerusakan dan buku-bukunya tersusun rapi.
• Konteks Kerusuhan: Unjuk rasa dan kerusuhan besar dipicu oleh berbagai tuntutan sosial dan ekonomi yang melibatkan ratusan ribu hingga 800.000 massa, mengakibatkan bentrokan, penangkapan sekitar 1.200 orang, serta kerusakan fasilitas publik di Paris, Limoges, Lyon, Marseille, dan Lille. シ cr/ib@riszzxpreset𝙅𝙊𝙉𝙄 𝙀𝘿𝙐𝘾𝘼𝙏𝙄𝙊𝙉
Gelombang kerusuhan hebat yang menerjang sejumlah wilayah di Prancis kian tidak terkendali hingga memicu aksi anarki di jalanan. Situasi memanas ini dipicu oleh gelombang protes massa yang berujung pada pengerusakan fasilitas umum serta toko-toko di kawasan bisnis. Dalam insiden mencekam tersebut, sebuah restoran milik warga keturunan Cina apes menjadi salah satu target sasaran amukan massa. Pintu kaca hancur berantakan, sementara interior restoran ludes dijarah dan dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab hingga pemilik usaha mengalami kerugian materiil yang amat besar. Rekaman video detik-detik pengerusakan mencekam itu langsung beredar luas dan mendadak viral di media sosial. Pihak kepolisian setempat pun diterjunkan ke lokasi untuk memperketat pengamanan demi mencegah aksi pengerusakan susulan serta memulihkan ketertiban di kawasan tersebut. —-
ulf
dffntvnews.id
🛍️ Barang-barang brand mewah ternama mendadak marak dijajakan di jalanan Paris, diduga kuat merupakan hasil penjarahan saat kerusuhan! Peristiwa kerusuhan yang melanda Prancis pada 17 Oktober 2026 lalu menyisakan dampak besar. Berbagai produk kelas atas seperti tas, pakaian, hingga aksesori dari rumah mode ternama seperti Louis Vuitton, Hermès, dan Céline kini terlihat mulai ditawarkan secara bebas di jalanan. Aksi penjarahan tersebut berdampak pada sekitar 3.000 toko dengan estimasi kerugian mencapai ratusan juta euro.
Menanggapi fenomena ini, Pemerintah Prancis mulai memperketat pengawasan terhadap aktivitas penjualan barang yang dicurigai hasil curian. Platform marketplace daring seperti Vinted pun turut memperketat sistem keamanan dan pengawasan usai mendeteksi adanya lonjakan iklan mencurigakan. Bagaimana pendapat Anda mengenai maraknya penjualan barang jarahan di ruang publik ini? Tulis tanggapan Anda di kolom komentar! 👇infomasi.comStudio characters